<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>database &#8211; Catatan Kecil</title>
	<atom:link href="/tag/database/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Arya Dharmaadi&#039;s Blog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 Apr 2024 10:25:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.2</generator>

<image>
	<url>/wp-content/uploads/2016/02/cropped-java-65x65.png</url>
	<title>database &#8211; Catatan Kecil</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Konsep MVC pada Java dan Studi Kasus</title>
		<link>/2016/05/03/konsep-mvc-pada-java/</link>
					<comments>/2016/05/03/konsep-mvc-pada-java/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aryadharmaadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 May 2016 21:56:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemrograman Berorientasi Objek (Java)]]></category>
		<category><![CDATA[aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[connection]]></category>
		<category><![CDATA[controller]]></category>
		<category><![CDATA[dao]]></category>
		<category><![CDATA[database]]></category>
		<category><![CDATA[java]]></category>
		<category><![CDATA[kasus]]></category>
		<category><![CDATA[model]]></category>
		<category><![CDATA[mvc]]></category>
		<category><![CDATA[query]]></category>
		<category><![CDATA[restoran]]></category>
		<category><![CDATA[studi]]></category>
		<category><![CDATA[top-pick]]></category>
		<category><![CDATA[view]]></category>
		<guid isPermaLink="false">/?p=127</guid>

					<description><![CDATA[Konsep MVC (Model-View-Controller) merupakan salah satu penerapan compound design pattern dalam pemrograman berorientasi objek, dimana konsep ini membedakan kelas-kelas yang merepresentasikan data (Model) dengan kelas-kelas <a class="mh-excerpt-more" href="/2016/05/03/konsep-mvc-pada-java/" title="Konsep MVC pada Java dan Studi Kasus">[...]</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Konsep MVC (Model-View-Controller) merupakan salah satu penerapan compound design pattern dalam pemrograman berorientasi objek, dimana konsep ini membedakan kelas-kelas yang <strong>merepresentasikan data</strong> (Model) dengan kelas-kelas yang <strong>mengatur tampilan program</strong> (View) dan kelas-kelas <strong>pengaturan data</strong> (Controller).</p>
<p>Sesungguhnya, membangun program dengan menerapkan konsep MVC akan lebih merepotkan dibandingkan cara biasa karena developer harus membuat lebih banyak kelas dan package sesuai dengan konsep MVC di atas. Membangun program dengan cara biasa umumnya hanya membuat 1 buah kelas untuk satu tampilan (contoh: NewStudentForm.java) dan fungsi-fungsi seperti: pengontrollan data, koneksi ke database, dan pemrosesan data dilakukan pada 1 kelas tersebut. Pada MVC, fungsi-fungsi tersebut dipisah menjadi kelas-kelas baru dan saling terhubung.</p>
<p>Walaupun konsep MVC sangat merepotkan di awal, namun dalam jangka panjang, kode-kode program yang telah dibuat akan lebih mudah dalam maintenance karena developer bisa mengubah salah satu kode program tanpa harus mengganggu kode program yang lainnya. Contohnya, jika anda telah membangun Aplikasi Rumah Sakit yang berjalan pada Desktop dan anda ingin membuatnya menjadi berbasis web, maka anda cukup mengganti kelas-kelas bagian View-nya saja tanpa perlu mengubah kelas-kelas Controller dan Model.</p>
<figure id="attachment_129" aria-describedby="caption-attachment-129" style="width: 711px" class="wp-caption aligncenter"><a href="/wp-content/uploads/2016/05/MVC.png"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-129 size-large" src="/wp-content/uploads/2016/05/MVC-1024x797.png" alt="MVC model pada Java" width="711" height="553" srcset="/wp-content/uploads/2016/05/MVC-1024x797.png 1024w, /wp-content/uploads/2016/05/MVC-300x234.png 300w, /wp-content/uploads/2016/05/MVC-449x350.png 449w, /wp-content/uploads/2016/05/MVC.png 1415w" sizes="(max-width: 711px) 100vw, 711px" /></a><figcaption id="caption-attachment-129" class="wp-caption-text">MVC model pada Java</figcaption></figure>
<p>Dalam hal koneksi aplikasi ke database, penerapan MVC pada Java ditambahkan dengan pembuatan kelas DAO (Data  Access Object), yaitu kelas yang khusus menyediakan operasi Insert, Update, Delete, dan Query ke database.</p>
<p>Menurut penulis, berdasarkan skema di atas, developer hendaknya membuat 5 buah package, yaitu: view, controller, model, dao, dan database.</p>
<ul>
<li>Bagian View merupakan kelas-kelas yang mengimplementasikan user interface dari program yang dibangun. Bagian inilah yang dilihat oleh user dan menjadi media user untuk berinteraksi. Setiap ada request atau aksi yang diminta oleh user yang berhubungan dengan data akan diteruskan ke bagian controller yang sesuai.</li>
<li>Bagian Controller merupakan kelas-kelas yang mengendalikan alur program secara keseluruhan, mengandung business logic, dan sebagai penghubung antara view dengan model dan dao. Kelas ini akan merespon permintaan atau aksi dari view ke kelas dao yang diinginkan.</li>
<li>Bagian Model pada Java menggambarkan struktur data pada database. Bagian ini direpresentasikan oleh POJO (Plain Old Java Object), yaitu kelas Java biasa yang lengkap dengan property (atribut) dan method getter-setter terhadap atribut-atributnya. Biasanya tidak memiliki method lain selain getter-setter. Contoh: Kelas Mahasiswa yang memiliki atribut: <em><strong>nip, nama, jenisKelamin, alamat</strong></em>. Kelas Mahasiswa hanya memiliki method getter-setter yang sesuai dengan atributnya yaitu: <em><strong>getNip, setNip, getNama, setNama, getJenisKelamin, setJenisKelamin, getAlamat, setAlamat</strong></em>.</li>
<li>Bagian DAO (Data Access Object) merupakan kelas-kelas yang melakukan manipulasi data yang terdapat pada database. Manipulasi bisa berupa <strong>Create</strong>, <strong>Read</strong>, <strong>Update</strong>, atau <strong>Delete</strong> (CRUD). Bagian ini terhubung ke Model (karena merupakan representasi data) dan Database (untuk mendapatkan koneksi).</li>
<li>Bagian Database, berisi kelas yang bertugas untuk membuka koneksi dengan database tertentu dan memberikan objek connection ke kelas dao yang membutuhkan koneksi.</li>
</ul>
<p><strong>CONTOH STUDI KASUS: APLIKASI DAFTAR MENU RESTORAN</strong></p>
<p>Anda sebagai developer Java diminta membuatkan aplikasi untuk menginputkan daftar menu yang ada pada restoran dan menampilkannya dalam bentuk tabel. Buatlah aplikasi dengan menerapkan konsep MVC!</p>
<p>Jawaban: (Diasumsikan bahwa anda telah memahami database MySQL dan koneksinya ke Java, pemakaian Java Swing, pembuatan package, serta penggunaan interface).</p>
<p>Berdasarkan kasus di atas, bisa dirancang file-file kelas dengan package sebagai berikut:</p>
<figure id="attachment_136" aria-describedby="caption-attachment-136" style="width: 414px" class="wp-caption aligncenter"><a href="/wp-content/uploads/2016/05/package1.jpg"><img decoding="async" class="wp-image-136 size-full" src="/wp-content/uploads/2016/05/package1.jpg" alt="" width="414" height="417" srcset="/wp-content/uploads/2016/05/package1.jpg 414w, /wp-content/uploads/2016/05/package1-150x150.jpg 150w, /wp-content/uploads/2016/05/package1-298x300.jpg 298w, /wp-content/uploads/2016/05/package1-65x65.jpg 65w, /wp-content/uploads/2016/05/package1-347x350.jpg 347w" sizes="(max-width: 414px) 100vw, 414px" /></a><figcaption id="caption-attachment-136" class="wp-caption-text">package</figcaption></figure>
<p>Selanjutnya dirancang diagram kelas sebagai berikut:</p>
<figure id="attachment_140" aria-describedby="caption-attachment-140" style="width: 2050px" class="wp-caption aligncenter"><a href="/wp-content/uploads/2016/05/Menu-Restoran-2.png"><img decoding="async" class="wp-image-140 size-full" src="/wp-content/uploads/2016/05/Menu-Restoran-2.png" alt="" width="2050" height="1842" srcset="/wp-content/uploads/2016/05/Menu-Restoran-2.png 2050w, /wp-content/uploads/2016/05/Menu-Restoran-2-300x270.png 300w, /wp-content/uploads/2016/05/Menu-Restoran-2-1024x920.png 1024w, /wp-content/uploads/2016/05/Menu-Restoran-2-390x350.png 390w" sizes="(max-width: 2050px) 100vw, 2050px" /></a><figcaption id="caption-attachment-140" class="wp-caption-text">Class Diagram</figcaption></figure>
<p>Hasil running dari program adalah sebagai berikut:</p>
<figure id="attachment_133" aria-describedby="caption-attachment-133" style="width: 361px" class="wp-caption aligncenter"><a href="/wp-content/uploads/2016/05/Tambahproduk.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-133" src="/wp-content/uploads/2016/05/Tambahproduk.jpg" alt="Screenshot Aplikasi" width="361" height="522" srcset="/wp-content/uploads/2016/05/Tambahproduk.jpg 361w, /wp-content/uploads/2016/05/Tambahproduk-207x300.jpg 207w, /wp-content/uploads/2016/05/Tambahproduk-242x350.jpg 242w" sizes="(max-width: 361px) 100vw, 361px" /></a><figcaption id="caption-attachment-133" class="wp-caption-text">Screenshot Aplikasi</figcaption></figure>
<p><strong>DOWNLOAD SOURCE CODE</strong></p>
<p>Hasil akhir code program bisa di-download di <a href="http://adf.ly/1a266T" target="_blank" rel="noopener">sini </a> atau di <a href="/wp-content/uploads/2016/05/Aplikasi-Menu-Restoran.rar">sini</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>/2016/05/03/konsep-mvc-pada-java/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>10</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kolaborasi jQuery + AJAX +  PHP + MySQL</title>
		<link>/2015/11/15/kolaborasi-jquery-ajax-php-mysql/</link>
					<comments>/2015/11/15/kolaborasi-jquery-ajax-php-mysql/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aryadharmaadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2015 05:18:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemrograman Web]]></category>
		<category><![CDATA[ajax]]></category>
		<category><![CDATA[database]]></category>
		<category><![CDATA[javascript]]></category>
		<category><![CDATA[jquery]]></category>
		<category><![CDATA[jquerymobile]]></category>
		<category><![CDATA[json]]></category>
		<category><![CDATA[localhost]]></category>
		<category><![CDATA[mysql]]></category>
		<category><![CDATA[php]]></category>
		<category><![CDATA[server]]></category>
		<category><![CDATA[xampp]]></category>
		<category><![CDATA[xml]]></category>
		<guid isPermaLink="false">/?p=35</guid>

					<description><![CDATA[Untuk materi ini, saya asumsikan anda sudah mampu menginstall aplikasi web server XAMPP pada komputer anda dan memahami sintaks dasar PHP, Javascript, dan penggunaan MySQL. <a class="mh-excerpt-more" href="/2015/11/15/kolaborasi-jquery-ajax-php-mysql/" title="Kolaborasi jQuery + AJAX +  PHP + MySQL">[...]</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Untuk materi ini, saya asumsikan anda sudah mampu menginstall aplikasi web server XAMPP pada komputer anda dan memahami sintaks dasar PHP, Javascript, dan penggunaan MySQL.</p>



<p><strong>PENDAHULUAN</strong></p>



<p>AJAX (Asynchronous JavaScript and XML) dimanfaatkan untuk membuat web interaktif dan dinamis tanpa perlu membuat browser melakukan refresh ketika meminta data ke server. AJAX memungkinkan semua dapat dilakukan secara instan, tanpa perlu lagi menunggu halaman di-reload, sehingga aplikasi web mirip dengan aplikasi desktop dalam hal responsibilitas maupun interaktifitas. Saat ini, AJAX sudah menjadi teknologi yang wajib diterapkan dalam pengembangan web modern (web 2.0).</p>



<p><strong>HUBUNGAN ANTARA&nbsp;HTML, AJAX, PHP, DAN&nbsp;MYSQL</strong></p>



<p>Secara ringkas, keterhubungan antara semua topik bahasan di materi ini (HTML, AJAX, PHP, dan MySQL) digambarkan sebagai berikut:</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><a href="/wp-content/uploads/2015/11/ajax-php.png"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="585" src="/wp-content/uploads/2015/11/ajax-php-1024x585.png" alt="" class="wp-image-38" srcset="/wp-content/uploads/2015/11/ajax-php-1024x585.png 1024w, /wp-content/uploads/2015/11/ajax-php-300x171.png 300w, /wp-content/uploads/2015/11/ajax-php.png 1238w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a><figcaption>Keterkaitan antara HTML, AJAX, PHP, dan MySQL</figcaption></figure>



<p>Pada saat dibuka, web browser masih kosong. Kemudian browser membuka sebuah halaman sehingga browser melakukan request ke server. Hasil request adalah script HTML, CSS, JS (termasuk Ajax Engine), dan script-script tersebut di-load ke web browser. Selanjutnya seperti pada gambar di atas, ketika user akan melakukan suatu perintah pada aplikasi, halaman HTML tetap diam, namun di belakang layar, AJAX Engine yang melakukan http request ke server.</p>



<p><strong>ANTARA JQUERY DAN&nbsp;AJAX</strong></p>



<p>jQuery merupakan sebuah library Javascript sehingga mempermudah manipulasi komponen di dokumen HTML, menangani event, animasi, efek, dll. Selain itu, jQuery mempermudah developer web untuk memproses interaksi AJAX. Tanpa library seperti jQuery, menerapkan AJAX akan lebih sulit, panjang, dan rumit, terutama untuk pemula yang baru belajar Javascript.</p>



<p><b>MEMULAI PROJECT</b></p>



<p>Sebagai latihan, akan dibuat sebuah aplikasi ajax berdasarkan project yang sebelumnya (aplikasi insert nama dan hobi). Project sebelumnya bisa dilihat di <a rel="noopener" href="/2015/11/06/koneksi-php-dan-mysql/" target="_blank">sini</a>. Aplikasi ajax ini akan mencari nama pada tabel ‘daftar_hobi’ dan akan menampilkan hobinya. So, jalankan web server pada komputer anda. Dari project yang sebelumnya (folder latihan), buatlah folder untuk project yang baru dengan nama ‘ajax’. Buatlah sebuah file html, dengan nama ‘index.html’.</p>



<pre class="wp-block-preformatted lang:default decode:true">&lt;html&gt;
&lt;head&gt;
    &lt;meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1"&gt;
    &lt;title&gt;Latihan AJAX&lt;/title&gt;
	
    &lt;!-- Jquery Mobile --&gt;
    &lt;link rel="stylesheet" href="css/jquery.mobile-1.4.5.min.css"&gt;
    &lt;link href="css/my-style.css" rel="stylesheet"&gt;
	
    &lt;style&gt;
		@media (min-width: 720px) {
			#main{
				width: 50%;
				margin: auto;
			}
		}
    &lt;/style&gt;
	
    &lt;!-- jQuery  --&gt;
    &lt;script src="js/jquery.js"&gt;&lt;/script&gt;
    &lt;script src="js/jquery.mobile-1.4.5.min.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;/head&gt;
&lt;body&gt;
	&lt;div data-role="page" class="jqm-demos jqm-home"&gt;		
		&lt;div style="margin-top: 50px; margin-bottom: 30px;" id="main" role="main" class="ui-content"&gt;						
			&lt;div id="result" style="margin-bottom: 20px; display: none"&gt;
			  &lt;h3 class="ui-bar ui-bar-a ui-corner-all"&gt;Hasil Pencarian&lt;/h3&gt;
			  &lt;div class="ui-body ui-body-a ui-corner-all"&gt;
				
			  &lt;/div&gt;
			&lt;/div&gt;
			
			&lt;div id="pencarian"&gt;
			  &lt;h3 class="ui-bar ui-bar-a ui-corner-all"&gt;Form Pencarian&lt;/h3&gt;
			  &lt;div class="ui-body ui-body-a ui-corner-all"&gt;
				&lt;form id="form-pencarian" action="get_hobi.php" method="post"&gt;
					&lt;label for="search-1"&gt;Masukkan Nama anda:&lt;/label&gt;
					&lt;input name="nama" id="nama" value="" placeholder="Cari nama . . . " type="search"&gt;
					&lt;input value="C A R I" data-theme="a" type="submit"&gt;
				&lt;/form&gt;
			  &lt;/div&gt;
			&lt;/div&gt;
		&lt;/div&gt;&lt;!-- /content --&gt;
	&lt;/div&gt;
&lt;/body&gt;
&lt;/html&gt;</pre>



<p>?Project ini memanfaatkan library jQueryMobile untuk mempercantik tampilan web dan library jQuery untuk mempermudah penggunaan AJAX.&nbsp;?Poin yang paling penting adalah:</p>



<ol><li>?Menyediakan element untuk menampilkan hasil pencarian, yaitu div dengan id=“result”</li><li>?Membuat form untuk pengiriman data, dengan id=“form-pencarian” action=“get_hobi.php” method=“post”</li><li>Form tersebut terdiri dari input dengan type=“text” dan input dengan type=“submit”</li></ol>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><a href="/wp-content/uploads/2015/11/index.html.png"><img loading="lazy" decoding="async" width="699" height="264" src="/wp-content/uploads/2015/11/index.html.png" alt="Tampilan index.html" class="wp-image-40" srcset="/wp-content/uploads/2015/11/index.html.png 699w, /wp-content/uploads/2015/11/index.html-300x113.png 300w" sizes="(max-width: 699px) 100vw, 699px" /></a><figcaption>Tampilan index.html</figcaption></figure></div>



<p><strong>BUAT SCRIPT UNTUK AJAX</strong></p>



<p>?Setelah selesai membuat script HTML, selanjutnya buat script untuk penanganan AJAX.&nbsp;?Script bisa ditulis di file terpisah atau ditulis di bagian head file index.html.&nbsp;?Dalam project ini, script ditulis di bagian head file index.html karena code-nya sedikit.</p>



<pre class="wp-block-preformatted lang:default decode:true">&lt;script type='text/javascript'&gt;
		var temp;
		$(document).ready(function (){
			$('#form-pencarian').submit(function(event) {
				
				/* stop form from submitting normally */
				event.preventDefault();
				
				$('#result .ui-body').html('');
				
				var url = $(this).attr('action');
				
				$.ajax({
					type: $(this).attr('method'),
					url: url,
					data: $(this).serialize(),
					dataType: "JSON",
					success: function(data){
//						alert(data);
						if (data == null){
							$('#result .ui-body').html('Data tidak ditemukan');
						}else{
							$('#result .ui-body').html(data[0].nama+' memiliki hobi '+data[0].hobi);
						}
						$('#result').show();
					}
				});
			});
		});
	&lt;/script&gt;</pre>



<p>Keterangan Singkat:?</p>



<p><i>$(document).ready() </i>berfungsi untuk pengecek event, jadi apabila semua elemen pada dokumen HTML sudah di-load semua, maka script di dalam blok fungsi <i>$(</i><i>document).ready() </i>akan dijalankan.?</p>



<p>?<i>$(&#8216;#form-pencarian&#8217;).submit</i><i>() </i>berfungsi sebagai listener event submit. Jadi, apabila form pencarian di-klik submit, maka script di dalam blok fungsi <i>$(&#8216;#form-pencarian&#8217;).submit() </i>akan dijalankan.</p>



<p>?<i>event.preventDefault</i><i>() </i>berfungsi untuk menghentikan pengiriman data pada form secara normal. Fungsi tersebut digunakan karena pada project ini akan menggunakan pengiriman data melalui AJAX sehingga pengiriman data secara normal harus dihentikan.</p>



<p>?$.ajax() merupakan proses pengiriman data dengan AJAX, dengan parameter:</p>



<ul><li>?type ==&gt; method pengiriman, bisa “GET” atau “POST”</li><li>url ==&gt; server tujuan pengiriman data</li><li>?data ==&gt; data form yang akan dikirimkan ke server, bisa didapatkan dengan menggunakan <i>form.serialize(). </i>Jika ingin menulis data form secara manual, carany adalah:&nbsp;?“nama=“+$(‘#nama’).val()”</li><li>dataType ==&gt; format data yang akan diterima dari server, bisa “XML” atau “JSON”</li><li>success ==&gt; fungsi yang akan dijalankan ketika AJAX berhasil mengirimkan data ke server dan server memberikan respon balik. Respon balik dari server akan disimpan di variabel data.</li></ul>



<p><strong>BUAT FILE PHP UNTUK KONEKSI KE DATABASE</strong></p>



<p>?File PHP untuk koneksi ke database sudah dibahas pada project sebelumnya.&nbsp;?Untuk itu, buatlah file dengan nama <i>database.php </i>yang disalin dari project sebelumnya.&nbsp;?File ini hanya khusus menangani koneksi ke database, sedangkan penggunaan database (query database) akan dilakukan di file PHP yang lain dengan meng-include-kan file <i>database.php.</i></p>



<pre class="wp-block-preformatted lang:default decode:true">&lt;?php
	$dbhost = 'localhost';
	$dbuser = 'root';
	$dbpass = '';
	$dbname = 'latihan';
	$db = mysqli_connect($dbhost, $dbuser, $dbpass, $dbname);

	// Check connection
	if ($db-&gt;connect_error) {
		die("Connection failed: " . $db-&gt;connect_error);
	}
?&gt;</pre>



<p><strong>BUAT FILE PHP SEBAGAI SERVER TUJUAN AJAX</strong></p>



<p>?Setelah file <i>database.php</i> selesai dibuat, sekarang buatlah file yang menjadi target pengiriman form (<i>get_hobi.php</i>).&nbsp;?File tersebut akan meng-include-kan file <i>database.php</i> agar bisa terhubung ke database.&nbsp;File <i>get_hobi.php</i> mirip dengan file project sebelumnya yang meng-query data, namun&nbsp; di file <i>get_hobi.php</i> akan dibuat untuk me-<i>return</i> data dalam bentuk JSON.</p>



<pre class="wp-block-preformatted lang:default decode:true">&lt;?php
	require "database.php";
   
	$namaku = $_POST['nama'];
	
	// prepare and bind
	$stmt = $db-&gt;prepare("SELECT * FROM daftar_hobi WHERE nama=?");
	$stmt-&gt;bind_param("s", $namaku);	
	$stmt-&gt;execute();

	$stmt-&gt;bind_result($nama,$hobi);
	
	$result = null;
	while ($stmt-&gt;fetch()) {
		$result[] = array(
			'nama' =&gt; $nama,
			'hobi' =&gt; $hobi
		);
	}
	echo json_encode($result);

	$stmt-&gt;close();
	$db-&gt;close();
?&gt;</pre>



<p>?Require “database.php” merupakan code untuk memanggil file <i>database.php</i> dan meng-include-kan semua variabel dan code-nya ke dalam <i>get_hobi.php.&nbsp;</i>?Penggunaan prepare statement sama dengan project sebelumnya.&nbsp;Untuk mendapatkan hasil dari prepare statement, digunakan method <i>bind_result($nama,$hobi)</i>, dimana jumlah variabel pada parameternya <i>bind_result </i>disesuaikan dengan jumlah kolom yang di-query dari database.</p>



<p>?Untuk mendapatkan hasil per baris-nya, gunakan fungsi fetch(), dimana fungsi ini akan menggeser pointer dari satu row hasil data query ke row selanjutnya dan menyimpan datanya ke variabel <i>$nama </i>dan <i>$hobi </i>.&nbsp;?Fungsi tersebut akan menghasilkan true jika baris yang ditunjuk memiliki data dan menghasilkan false jika baris yang ditunjuk tidak ada.&nbsp;?Fungsi json_encode adalah fungsi untuk mengubah array menjadi format JSON sehingga mudah dibaca oleh AJAX engine.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><a href="/wp-content/uploads/2015/11/dir.png"><img loading="lazy" decoding="async" width="762" height="313" src="/wp-content/uploads/2015/11/dir.png" alt="dir" class="wp-image-41" srcset="/wp-content/uploads/2015/11/dir.png 762w, /wp-content/uploads/2015/11/dir-300x123.png 300w" sizes="(max-width: 762px) 100vw, 762px" /></a></figure></div>



<p><strong>SCREENSHOT AKHIR DIREKTORI PROJECT</strong></p>



<p><strong>HASIL RUNNING PROJECT</strong></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><a href="/wp-content/uploads/2015/11/result.png"><img loading="lazy" decoding="async" width="708" height="380" src="/wp-content/uploads/2015/11/result.png" alt="result" class="wp-image-42" srcset="/wp-content/uploads/2015/11/result.png 708w, /wp-content/uploads/2015/11/result-300x161.png 300w" sizes="(max-width: 708px) 100vw, 708px" /></a></figure></div>



<p><strong>PENUTUP</strong></p>



<p>?AJAX mendukung asynchronous sehingga halaman web dapat di-update seperlunya.&nbsp;?Proses update website menjadi lebih cepat karena tidak seluruh halaman di-download.&nbsp;?</p>



<p>Untuk mendapatkan source code lengkap dari project tadi, bisa diunduh secara gratis di&nbsp;<a href="http://adf.ly/1Rf5Ph" target="_blank" rel="noopener">sini</a>.</p>



<p>?Untuk membaca materi ini dalam bentuk PDF atau POWERPOINT, silahkan diunduh secara gratis di <a href="http://adf.ly/1RiHn9" target="_blank" rel="noopener">sini</a>.</p>



<p><strong>NEXT</strong></p>



<p>Pada materi berikutnya, kita akan mempelajari Framework CodeIgniter.</p>



<p><strong>REFERENSI</strong></p>



<p>?<a href="http://jquery.com/">http://jquery.com/</a></p>



<p>?<a href="http://w3school.com/">http://w3school.com/</a></p>



<p>?<a href="http://php.net/manual">http://php.net/manual</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>/2015/11/15/kolaborasi-jquery-ajax-php-mysql/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>7</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Koneksi PHP dan MySQL</title>
		<link>/2015/11/06/koneksi-php-dan-mysql/</link>
					<comments>/2015/11/06/koneksi-php-dan-mysql/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aryadharmaadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2015 15:29:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemrograman Web]]></category>
		<category><![CDATA[database]]></category>
		<category><![CDATA[get]]></category>
		<category><![CDATA[mysql]]></category>
		<category><![CDATA[php]]></category>
		<category><![CDATA[post]]></category>
		<category><![CDATA[prepared]]></category>
		<category><![CDATA[server]]></category>
		<category><![CDATA[statement]]></category>
		<category><![CDATA[table]]></category>
		<category><![CDATA[web]]></category>
		<category><![CDATA[xampp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">/?p=14</guid>

					<description><![CDATA[Untuk materi ini, saya asumsikan anda sudah mampu menginstall aplikasi web server XAMPP pada komputer anda dan memahami sintaks dasar PHP. PENDAHULUAN ?PHP adalah bahasa <a class="mh-excerpt-more" href="/2015/11/06/koneksi-php-dan-mysql/" title="Koneksi PHP dan MySQL">[...]</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk materi ini, saya asumsikan anda sudah mampu menginstall aplikasi web server XAMPP pada komputer anda dan memahami sintaks dasar PHP.</p>
<p><strong>PENDAHULUAN</strong></p>
<p>?PHP adalah bahasa scripting yang kuat yang cocok untuk pengembangan HTML. ?PHP merupakan tools  yang dimanfaatkan untuk membuat web HTML menjadi dinamis. ?Sedangkan MySQL adalah database management system (DBMS) yang bersifat open source yang sangat populer di dunia. ?Dalam pengembangan web HTML dinamis, PHP berkolaborasi dengan MySQL untuk menyimpan data yang diinputkan oleh user.</p>
<p><b>INPUT DATA USER KE PHP</b></p>
<p>Setelah memahami bagaimana sintaks-sintaks dasar PHP (umumnya sangat mirip dengan sintaks bahasa C atau Java), sekarang muncul pertanyaan, bagaimana cara PHP untuk mendapatkan input dari user? ?Jika pada bahasa C atau Java kita menggunakan fungsi <em><strong>scanf</strong></em><strong>()</strong> untuk menerima input dari user, lalu bagaimana halnya dengan PHP?</p>
<p>Jawabannya adalah gunakan Form HTML! ?User memasukkan data pada form, kemudian di-”tangkap” oleh server PHP. ?Dan oleh PHP, data tersebut disimpan pada variabel, kemudian diproses (atau disimpan ke database).</p>
<p><b>MEMULAI PROJECT SEDERHANA</b></p>
<p>?Asumsi bahwa anda sudah meng-install aplikasi web server, contoh: LAMPP (jika Linux), atau XAMPP (jika Windows). ?Buatlah folder baru (misal: latihan) pada folder htdoc di direktori anda menginstall XAMPP. ?Lalu buatlah sebuah file html untuk menginputkan script html form.</p>
<p><figure id="attachment_19" aria-describedby="caption-attachment-19" style="width: 846px" class="wp-caption aligncenter"><a href="/wp-content/uploads/2015/11/PHP1.png"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-19 size-full" src="/wp-content/uploads/2015/11/PHP1.png" alt="Direktori Project" width="846" height="560" srcset="/wp-content/uploads/2015/11/PHP1.png 846w, /wp-content/uploads/2015/11/PHP1-300x200.png 300w" sizes="(max-width: 846px) 100vw, 846px" /></a><figcaption id="caption-attachment-19" class="wp-caption-text">Direktori Project</figcaption></figure></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><b>MEMBUAT FORM HTML</b></p>
<p>Isilah file input_nama.html dengan code sebagai berikut:</p>
<pre class="lang:xhtml decode:true" title="input_nama.html">&lt;html&gt; 
&lt;head&gt; 
	&lt;title&gt;My Form&lt;/title&gt;
&lt;/head&gt; 
&lt;body&gt;
	&lt;form action="simpan_nama.php" method="post"&gt; 
		Nama : &lt;input type="text" name="namaku"&gt;&lt;br&gt;
		Hobi : &lt;input type="text" name="hobi"&gt;&lt;br&gt;
		&lt;input type="submit" name="submit" value="Kirim"&gt;	
	&lt;/form&gt;
 &lt;/body&gt; 
&lt;/html&gt;</pre>
<p>Penjelasan singkat:</p>
<p>?Action pada atribut form (<i>action=“simpan_nama.php</i>”)  bertujuan untuk memberitahu browser bahwa file tersebut yang akan memproses form HTML. ?Name pada atribut input (<i>name=“namaku”</i>) akan menjadi nama variabel yang akan digunakan oleh PHP untuk menangkap data input oleh user. ?Code <i>input type=“submit” </i>akan menghasilkan sebuah tombol yang jika klik oleh user, akan mengirimkan data form html ke file tujuan (<i>simpan_nama.php</i>).</p>
<p><figure id="attachment_20" aria-describedby="caption-attachment-20" style="width: 751px" class="wp-caption aligncenter"><a href="/wp-content/uploads/2015/11/PHP2.png"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-20 size-full" src="/wp-content/uploads/2015/11/PHP2.png" alt="PHP2" width="751" height="163" srcset="/wp-content/uploads/2015/11/PHP2.png 751w, /wp-content/uploads/2015/11/PHP2-300x65.png 300w" sizes="(max-width: 751px) 100vw, 751px" /></a><figcaption id="caption-attachment-20" class="wp-caption-text">Hasil Running Sementara</figcaption></figure></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>MEMBUAT FILE PHP SEBAGAI PENERIMA DATA</strong></p>
<p>?Berdasarkan form <i>input_nama.html</i> tersebut, akan dilanjutkan membuat file PHP yang berfungsi sebagai “penangkap” kiriman data.? Diasumsikan bahwa anda sudah mengetahui dasar-dasar sintaks PHP. ?Untuk “menangkap” data, digunakan fungsi <i>$_GET </i>atau <i>$_POST</i>, tergantung attribute <i>method </i> yang digunakan pada form HTML. ?Pada contoh file <i>input_nama.html</i>, digunakan <i>method=“post”.</i></p>
<pre class="lang:default decode:true" title="simpan_nama.php">&lt;html&gt;
&lt;head&gt;
	&lt;title&gt;Lihat Hasil&lt;/title&gt;
&lt;/head&gt;
&lt;body&gt;
	&lt;?php
		$namaku = $_POST['namaku'] ;
		$hobi = $_POST['hobi'] ;
	?&gt;
	&lt;p&gt;
		Haloo &lt;?php echo $namaku; ?&gt;
	&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;
		Hobimu adalah &lt;b&gt; &lt;?php echo $hobi; ?&gt;&lt;/b&gt;
	&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Terima kasih&lt;/p&gt;
&lt;/body&gt;
&lt;/html&gt;</pre>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>GET VERSUS POST</strong></p>
<p>?Method GET diproses lebih sederhana karena permintaan dikirim melalui alamat URL</p>
<p>?Contoh: <i><a href="https://aryadharmaadi.github.io/index.php?nama=arya&amp;hobi=futsal">https://aryadharmaadi.github.io/index.php?nama=arya&amp;hobi=futsal</a></i></p>
<p>?Method POST lebih tertutup dan data tersimpan lebih aman selama pengiriman karena data tidak terlihat. Data dikirimkan melalui <i>body of request</i>. ?Method POST bersifat non-cacheable.</p>
<p><strong>HASIL RUNNING</strong></p>
<p><figure id="attachment_21" aria-describedby="caption-attachment-21" style="width: 341px" class="wp-caption aligncenter"><a href="/wp-content/uploads/2015/11/php3.png"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-21 size-full" src="/wp-content/uploads/2015/11/php3.png" alt="php3" width="341" height="148" srcset="/wp-content/uploads/2015/11/php3.png 341w, /wp-content/uploads/2015/11/php3-300x130.png 300w" sizes="(max-width: 341px) 100vw, 341px" /></a><figcaption id="caption-attachment-21" class="wp-caption-text">File input_nama.html setelah dijalankan</figcaption></figure></p>
<p><figure id="attachment_22" aria-describedby="caption-attachment-22" style="width: 329px" class="wp-caption aligncenter"><a href="/wp-content/uploads/2015/11/php4.png"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-22 size-full" src="/wp-content/uploads/2015/11/php4.png" alt="php4" width="329" height="187" srcset="/wp-content/uploads/2015/11/php4.png 329w, /wp-content/uploads/2015/11/php4-300x171.png 300w" sizes="(max-width: 329px) 100vw, 329px" /></a><figcaption id="caption-attachment-22" class="wp-caption-text">Hasil setelah menge-klik tombol &#8220;Kirim&#8221;</figcaption></figure></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><b>KONEKSI PHP DAN MYSQL</b></p>
<p>?Untuk menghubungkan PHP ke MySQL, dibutuhkan fungsi: <b><i>mysqli_connect</i></b><i>([string server [, string username [, string password [, string database_name [, int port_number [, string socket</i><i>]]]]]])</i></p>
<p>?Contoh:</p>
<pre class="lang:default decode:true " title="contoh koneksi ke mysql">&lt;?php
  $db = mysqli_connect("localhost","root","","latihan");
?&gt;</pre>
<p>?Untuk menutup koneksi, gunakan:  <i>mysqli_close($db);</i></p>
<p><b>QUERY MYSQL</b></p>
<p>?Untuk memasukkan query ke MySQL melalui PHP, digunakan fungsi: <b><i>mysqli_query</i></b><i> ( resource link_identifier, string query [, int mode = MYSQLI_STORE_RESULT])  </i></p>
<p>?Contoh:</p>
<pre class="lang:default decode:true " title="contoh query">&lt;?php
    $db = mysqli_connect("localhost", "phpuser", "alm65z", "phpdb");
    $result = mysqli_query($db, "SELECT * FROM usertable");
    $numrows = mysqli_num_rows($result);
    print "There are $numrows people in usertable\n";
?&gt;</pre>
<p><b>PREPARED STATEMENT</b></p>
<p>?Prepare Statement adalah fitur  yang digunakan untuk mengeksekusi SQL statement berulang-ulang dengan sangat efisien. ?Prepare Statement mengandung SQL Statement Template, dimana nilai yang akan dimasukkan diisi dengan tanda tanya (?)</p>
<p>?Contoh:</p>
<p><i>    INSERT </i><i>INTO daftar_hobi (nama, hobi) VALUES (?,?)</i></p>
<p><strong>MELANJUTKAN PROJECT</strong></p>
<p>?Dari project yang pertama (<i>input_nama.html</i>),  akan dilanjutkan dengan memasukkan data yang diinput oleh user ke database MySQL. ?Buka <i><a href="http://localhost/phpmyadmin">http://</a></i><i><a href="http://localhost/phpmyadmin">localhost/phpmyadmin</a></i> melalui browser untuk membuka tampilan MySQL. Selanjutnya, buatlah database di MySQL dengan nama “latihan” dan buat tabel dengan nama daftar_hobi”, dengan kolom sebagai berikut:</p>
<p>?               nama   varchar (25)</p>
<p>?               hobi  varchar(25)</p>
<p><b>INSERT DATA</b></p>
<p>?Untuk insert data ke database, buatlah file <i>koneksi_db.php. </i>?Pada form di file <i>input_nama.html, </i>ubah atribut <i>action=“simpan_nama.php”</i> menjadi <i>action=“koneksi_db.php</i>” agar data dikirim ke file <i>koneksi_db.php</i> yang akan dibuat.</p>
<pre class="lang:default decode:true" title="koneksi_db.php">&lt;?php
	$namaku = $_POST['namaku'] ;
	$hobi = $_POST['hobi'] ;

	$dbhost = 'localhost';
	$dbuser = 'root';
	$dbpass = '';
	$dbname = 'latihan';
	$db = mysqli_connect($dbhost, $dbuser, $dbpass, $dbname);

	// Check connection
	if ($db-&gt;connect_error) {
		die("Connection failed: " . $db-&gt;connect_error);
	}
   
	// prepare and bind
	$stmt = $db-&gt;prepare("INSERT INTO daftar_hobi (nama, hobi) VALUES (?,?)");
	$stmt-&gt;bind_param("ss", $namaku, $hobi);	
	$stmt-&gt;execute();

	echo "New records created successfully";

	$stmt-&gt;close();
	$db-&gt;close();
?&gt;</pre>
<p><b>MEMBACA DATA</b></p>
<p>?Untuk membaca data pada database, digunakan fungsi: <b>mysqli_fetch_assoc</b> ( resource <i>result</i>)<i>. </i>?Fungsi tersebut mengambil satu row dan mengubahnya menjadi array asosiatif. ?Selain itu, untuk mengetahui ada berapa baris data (row) yang didapatkan, digunakan fungsi: <b>mysqli_num_rows</b> ( resource <i>result</i>).</p>
<pre class="lang:default decode:true " title="query.php">&lt;?php
    $db = mysqli_connect("localhost", "root", "", "latihan");
    $result = mysqli_query($db, "SELECT * FROM daftar_hobi");

    if ($result &amp;&amp; mysqli_num_rows($result)) {
        $numrows = mysqli_num_rows($result);
        $rowcount = 1;
        print "There are $numrows people in usertable:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;";
    
        while ($row = mysqli_fetch_assoc($result)) {
            print "Row $rowcount&lt;br /&gt;";
    
            while(list($var, $val) = each($row)) {
                print "&lt;B&gt;$var&lt;/B&gt;: $val&lt;br /&gt;";
            }
    
            print "&lt;br /&gt;";
            ++$rowcount;
        }
    }
?&gt;</pre>
<p>Hasil Running query.php:</p>
<p><a href="/wp-content/uploads/2015/11/PHP5.png"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-24" src="/wp-content/uploads/2015/11/PHP5.png" alt="PHP5" width="391" height="263" srcset="/wp-content/uploads/2015/11/PHP5.png 391w, /wp-content/uploads/2015/11/PHP5-300x202.png 300w" sizes="(max-width: 391px) 100vw, 391px" /></a></p>
<p><b>PENUTUP</b></p>
<p>?PHP dan MySQL dimanfaatkan untuk membentuk web HTML menjadi dinamis. ?Lebih lanjut, anda bisa mencoba bagaimana cara meng-update dan delete data pada MySQL.</p>
<p><strong>DOWNLOAD SOURCE CODE DAN MATERI PDF</strong></p>
<p>Jika anda ingin mendapatkan source code lengkap dari project di atas, silahkan unduh secara gratis di <a href="http://adf.ly/4392232/latihan-php-mysql" target="_blank">sini</a>.</p>
<p>Selain itu, jika anda tertarik untuk mendownload dan membaca materi ini dalam bentuk PDF/Power Point, silahkan unduh secara gratis di <a href="http://adf.ly/1Rf9PR" target="_blank">sini</a>. Terima kasih.</p>
<p><strong>NEXT . . .</strong></p>
<p><a href="/2015/11/15/kolaborasi-jquery-ajax-php-mysql/" target="_blank">?Kombinasi JQuery, AJAX, dan PHP</a></p>
<p><strong>REFERENSI</strong></p>
<p>?<a href="http://www.webmonkey.com/2010/02/php_tutorial_for_beginners/">http://www.webmonkey.com/2010/02/php_tutorial_for_beginners</a><a href="http://www.webmonkey.com/2010/02/php_tutorial_for_beginners/">/</a></p>
<p>?<a href="http://www.hackingwithphp.com/">http://www.hackingwithphp.com/</a><a href="http://www.hackingwithphp.com/">/</a></p>
<p>?<a href="http://www.w3schools.com/">http://</a><a href="http://www.w3schools.com/">www.w3schools.com</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>/2015/11/06/koneksi-php-dan-mysql/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
